Mengenal GIGN, Pasukan Elit Asal Perancis

Tinggalkan komentar

18 Januari 2015 oleh Mr. Eno

Sasaran Empuk Teroris

Awal tahun 2015 ini, dunia dibuat gempar. Sekelompok teroris menyerang sebuah kantor redaksi majalah satir-liberal, Charlie Hebdo. Tidak tanggung-tanggung, dalam penyerangan brutal itu, para teroris membuat setidaknya 12 orang meregang nyawa. Para korban adalah staff dan petinggi majalah Charlie Hebdo, serta seorang polisi muslim yang berjaga di sana. Dalam  hitungan jam setelahnya, sebuah teror lain terjadi. Kali ini korbanya adalah seorang polwan (polisi wanita) yang tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal. Tidak hanya itu, sebuah pasar swalayan yang dikawasan pemukiman penganut Yahudi juga diserang. Empat sandera dan satu pelaku tewas dalam kejadian itu.

Dalam kasus penyerangan majalah Charlie Hebdo, pemerintah Perancis-pun segera merespon. Tidak sampai tiga hari, aparat keamanan negeri yang menganut paham liberal itu berhasil meringkus para pengacau. Mereka kebanyakan adalah warga imigran dari Afrika Utara dan Timur Tengah. Tiga orang dari mereka juga terpaksa dikirim ke neraka, karena mencoba melawan ketika akan diciduk aparat.

Dalam sejarahnya, Perancis memang bukan satu-dua kali berhadapan dengan kejahatan terorisme. Negeri Napoleon Bonaparte ini memiliki pengalaman panjang dalam hal pemberantasan kejahatan terorisme terorganisir. Maka jangan heran, jika Perancis telah mempersiapkan diri. Salah satu antisipasi yang dilakukan dalam menjaga keamanan dari para penebar teror adalah dengan membentuk satuan polisi anti-teror. Bukan sembarang pasukan, satuan anti-teror itu kini menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Pasukan itu adalah GIGN

Profil GIGN

Beberapa anggota GIGN

Terinsipirasi dari Munich Massacre ‘72

GIGN atau Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale adalah satuan para-militer yang dilabeli sebagai pasukan khusus. Para militer berarti anggota dari kesatuan ini berasal dari Polisi, bukan tentara. Mereka dididik dan dibentuk dengan metode pelatihan yang berat dan selektif, sehingga pasukan ini memiliki berbagai keahlian khusus, mirip seperti SWAT-nya Amerika Serikat atau Densus 88-nya Polri.

Insipirasi pembentukan GIGN sendiri datang dari sebuah peristiwa kelam yang terjadi di Jerman pada tahun 1972. Saat itu, para teroris membunuh para atlit Israel yang sedang mengikuti Olimpiade Munich ’72. Sebagai sebuah negeri yang juga terletak di benua biru, Perancis tidak  ingin peristiwa semacam itu terjadi di negerinya. Untuk itulah mereka membentuk pasukan khusus yang bertugas menyikat para teroris yang mencoba membuat ulah di negeri menara Eiffel itu.

Lantas apa saja kelebihan dari GIGN ini dibanding dengan pasukan reguler Perancis atau Korps Legiun Asing-nya yang terkenal itu? Jawaban pertama ada pada tupoksi alias tugas pokok dan fungsinya. Sedangkan jawaban kedua, dari proses seleksi calon anggota yang luar biasa selektif, hingga bisa dikatakan jauh melebihi proses seleksi tentara reguler.

Pasukan Khusus yang Tangguh

Anggota GIGN dan senjatanya yang canggih

Anggota GIGN dan senjatanya yang canggih

Setiap anggota GIGN tidak hanya dibekali kemampuan tempur saja, melainkan juga kemampuan intelektual yang tinggi, termasuk kemampuann bernegosiasi dengan para kriminal. Ini sesuai dengan tugas utama GIGN, yakni berhadapan dengan teroris yang dalam beberapa kasus sering menggunakan sandera sebagai senjata dalam memuluskan tujuannya.

Berikut adalah sebagian kompetensi yang mutlak harus dimiliki oleh seorang anggota GIGN:

  1. Kemampuan menggunakan berbagai jenis senjata.
  2. Kemampuan menembak jarak jauh.
  3. Kemampuan melakukan penyergapan dari udara, baik dengan teknik HALO (High Altitude Low Opening), maupun HAHO (High Altitude High Opening).
  4. Kemampuan menjinakkan bom.
  5. Kemampuan melakukan operasi pembebasan sandera di dalam gedung.
  6. Kemampuan melakukan operasi pembebasan sandera di dalam pesawat.
  7. Kemampuan melakukan operasi pembebasan sandera di dalam kapal.
  8. Melakukan analisa intelejen setelah terjadinya aksi teror.
  9. Bertindak sebagai pasukan anti huru-hara.
  10. Bertarung tangan kosong.
  11. Mengendarai berbagai tipe kendaraan.
  12. Melakukan negosiasi dengan teroris.
  13. Berbicara dalam bahasa asing.
  14. Berenang dan menyelam.

Kemampuan-kemampuan di atas tentunya hanyalah sebagian dari serangkaian kemampuan yang dimiliki oleh GIGN. Semua ini wajib dimiliki mengingat berbagai tugas berat yang harus diembang oleh pasukan yang dibentuk tahun 1973 tersebut. Karena pada dasarnya, selain melakukan penyergapan terhadap teroris, GIGN juga sering diturunkan dalam berbagai operasi pembebasan sandera.

GIGN juga dapat bertindak sebagai pasukan pengaman objek vital serta pasukan pemukul massa ketika terjadi kerusuhan. Tanpa pengendalian emosi yang baik serta ditunjang dengan kecerdasan analitis, tidak mungkin GIGN diberi tugas seberat ini. Tugas GIGN lainnya yang terbilang berat adalah menjadi pasukan pendukung tentara Perancis dalam berbagai operasi militer, mengawal pejabat senior negara dan tamu asing, mengidentifikasi mereka yang berpotensi membahayakan negara, serta yang paling terkenal, melatih kesatuan-kesatuan lain di berbagai negara untuk menanggulangi terorisme global yang kian membahayakan.

Pasukan pilihan

Untuk masuk dalam jajaran kesatuan elite semacam GIGN benar-benar tidak mudah. Ada serangkaian tes panjang serta pelatihan yang harus dilewati. Berikut adalah sebagian gambaran proses beserta syarat yang harus dimiliki oleh mereka yang ingin mendaftar menjadi anggota GIGN:

  1. Warga negara Perancis.
  2. Sehat jasmani dan rohani.
  3. Tidak pernah terlibat kasus berat.
  4. Telah mengabdi di kepolisian minimal 5 tahun.
  5. Menguasai minimal dua senjata standard angkatan bersenjata Perancis.
  6. Memiliki catatan prestasi yang bagus.

Apabila telah melewati syarat di atas, maka yang bersangkutan harus berjuang menghadapi serangkaian tes yang tidak mudah. Serangkaian tes ini akan menentukan bagaimana nasib si calon anggota selanjutnya, diterima atau ditolak. Beberapa proses tes yang harus dilalui antara lain  tes mental, phobia, kejiwaan dan kestabilan emosi, kesehatan dan kebugaran, dan fisik.

Jika lolos semuanya itu, selanjutnya calon anggota akan mengikuti pelatihan yang memakan waktu sekitar 10 bulan di pusat pelatihan dan pendidikan GIGN. Dalam pelatihan itu, calon anggota juga akan dibekali berbagai keterampilan khusus, termasuk terjun payung, menggunakan berbagai senjata, penyamaran, ilfitrasi, spionase, menyelam, bertarung di dalam air, menembak runduk dan menembak jitu, membuat berbagai analisa, menghadapi kerusuhan sipil, bertahan hidup di lingkungan ekstrem hingga bertempur di berbagai jenis medan.

Dalam menjalankan misinya, GIGN juga dilengkapi berbagai teknologi canggih, termasuk berbagai peralatan tempur khusus. Salah satu yang paling terkenal adalah berbagai baju kamuflase, yang diciptakan khusus untuk berbagai medan tempur, seperti hutan belantara, padang gurun hingga daerah bersalju. GIGN juga memiliki unit pendukung yang terdiri dari sekelompok anjing terlatih.

Unit Pasukan Anjing milik GIGN

Unit Pasukan Anjing milik GIGN

Disegani Dunia

Sejak pembentukannya, GIGN telah diterjunkan dalam berbagai front dengan variasi kesulitan yang tinggi. Front tersebut ada yang berada di wilayah terirori Perancis, tetapi ada pula yang berada di luar wilayah nasional Perancis. Berikut adalah beberapa contoh keberhasilan pasukan elite kebanggaan publik Perancis itu:

  1. Pembebasan 30 sandera siswa sekolah di Djibouti, Afrika yang disandera kelompok FLCS tahun 1976.
  2. Merencanakan pembebasan diplomat Perancis yang disandera sekelompok teroris di San Salvador tahun 1979.
  3. Penangkapan teroris NLFC di hotel Fesch tahun 1980.
  4. Perlindungan Olimpiade Musim Dingin di Albertville tahun 1992.
  5. Pembebasan 229 sandera Air France yang dibajak teroris tahun 1994.
  6. Operasi menangkapan 6 perompak Somalia yang menyandera kapal Le Ponant pada 2008.
  7. Operasi pembebasan sandera di Paris, Perancis, yang dilakukan oleh kelompok teroris yang memiliki kaitan dengan jaringan teroris penyerang majalah Charlie Hebdo, Januari 2015.
  8. Penangkapan dua kakak beradik terduga teroris yang beraksi di kantor redaksi majalah Charlie Hebdo, Januari 2015.

Dengan berbagai rekam jejak yang gemilang, maka tak heran bila pasukan elite GIGN ini begitu disegani dunia. Bahkan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional sudah sejak lama bekerja sama dengan GIGN untuk melatih kesatuan-kesatuan di bandara maupun yang bertanggung jawab menjaga keamanan penerbangan.

Sejak berdiri, GIGN telah diturunkan dalam berbagai operasi. Total semuanya lebih dari 1000 kali operasi. Jam terbang yang tinggi ini juga dibarengi dengan berbagai prestasi, termasuk membebaskan lebih dari 500 sandera, meringkus lebih dari 1000 penjahat, dan menewaskan banyak teroris.

www.gign.org

Penyamaran yang cerdik dari anggota GIGN

Walau Perancis telah memiliki unit spesial anti-teror semacam GIGN, tetapi kewaspadaan pemerintah negeri mode itu tidak boleh lengah. Telah berkali-kali Perancis menjadi sasaran aksi terorisme. Kerja sama yang baik antara pemerintah sipil, aparat keamanan, intelejen dan rakyat Perancis yang pemberanilah yang membuat Perancis masih mampu berdiri tegak hingga hari ini. Salute!

Sumber referensi

www.military18.blogspot.com

www.voaindonesia.com

www.simomot.com

www.army-story.blogspot.com

www.tukarpikirankita.blogpsot.com

www.wikipedia.com

www.kompasiana.com

www.kompas.com

http://www.sudoest.fr

http://www.GIGN.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

Statistik Blog

  • 9.639 hit
%d blogger menyukai ini: